Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk
mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun
organisasi di negara tersebut. Menurut Ali Hasaan (2013:25) Perbedaan mendasar
antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana
cara sistem itu mengatur faktor
produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki
semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di
pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem
tersebut.
Sistem perekonomian liberal pertama kali
dicetuskan oleh ahli ekonomi Adam Smith dengan dasar bekerjanya adalah adanya
kegiatan ‘invisible hand’ atautangan-tangan yang tidak terlihat. Dasar ini berasal dari
paham kebebasan. Paham kebebasan ini sejalan dengan pandangan ekonomi kaum
klasik, dimana mereka menganut paham ’Laissez faire’ yang menghendaki kebebasan melakukan
kegiatan ekonomi dengan seminim mungkin campur tangan pemerintah. Kaum klasik
berpendapat seperti itu karena mereka menganggap bahwa keseimbangan ekonomi
pasar akan tercipta dengan sendirinya.
Sistem
ekonomi juga dapat dibedakan dari cara system tersebut mengatur produksi
dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana ( planned economies)
memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor
produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian
pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi
dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan
DAFTAR
PUSTAKA
Ali Hassan,
2013, Sistem-sistem
Prekonomian,edisi ketiga, Penerbit: Erlangga, Jakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar